Manusia dan peradaban
Wujud peradaban :
Nilai
Nilai dapat diartikan sebagai ukuran baik atau buruknya sesuatu. Bisa juga diartikan sebagai harga (value) dari sesuatu. Dalam kaitannya dengan pengamalan nilai-nilai hidup.
Nilai bersifat abstrak, dalam arti tidak dapat ditangkap melalui indra, yang dapat ditangkap adalah objek yang memiliki nilai. Meskipun abstrak, nilai merupakan suatu realitas, sesuatu yang ada dan dibutuhkan manusia.
Jadi, nilai bersifat normatif, suatu keharusan yang menuntut diwujudkan dalam tingkah laku, misalnya nilai kesopanan dan kesederhanaan. Misalnya, seseorang yang selalu bersikap sopan santun akan selalu berusaha menjaga tutur kata dan sikap sehingga dapat membedakan tindakan yang baik dan yang buruk. Dengan kata lain, nilai-nilai perlu dikenal terlebih dahulu, kemudian dihayati dan didorong oleh moral, baru kemudian akan terbentuk sikap tertentu terhadap nilai-nilai tersebut.
Moral
Moral berasal dari kata Latin mores. Artinya, tata cara dalam kehidupan, adat istiadat, atau kebiasaan. Moral mengatur perilaku individu dalam hubungannya dengan kehidupan sosial dan masyarakat. Moral merupakan standar baik buruk. Moralitas merupakan aspek kepribadian yang diperlukan seseorang untuk mencapai kehidupan sosial yang harmonis, adil, dan seimbang.
Ada 3 tingkat perkembangan moral menurut Kohlberg, yaitu:
I. Pra-konvensional
II. Konvensional
III. Post-konvensional
Tingkatan tersebut diawali dari stadium nol dimana anak menganggap baik apa yang sesuai dengan permintaan dan keinginannya.
Tingkat I : Pra-konvensional = Pada stadium 1,anak menganggap baik dan buruk atas dasar akibat yang ditimbulkannya berupa kepatuhan dan hukuman atas kekuasaan yang tidak bisa diganggu gugat. Misalnya, jika anak tidak mau belajar maka dia tidak akan diijinkan untuk bermain dengan temannya. Pada stadium 2, anak tidak lagi secara mutlak tergantung kepada aturan yang ada di luar dirinya atau ditentukan oleh orang lain, tetapi mereka sadar bahwa setiap kejadian dapat dipandang dari berbagai sisi yaitu sisi manfaat dan kerugiannya.
Tingkat II : Konvensional = Pada stadium 3, anak mulai memasuki umur belasan tahun, dimana anak memperlihatkan orientasi perbuatan-perbuatan yang dapat dinilai baik atau tidak baik oleh orang lain. Pada stadium 4, anak merasakan bahwa perbuatan baik yang diperlihatkan bukan hanya agar dapat diterima lingkungan, tetapi juga bertujuan agar dapat ikut mempertahankan aturan atau norma sosial, contohnya seorang remaja yang mulai belajar menghormati orang yang lebih tua dengan bersikap ramah dan santun.
Tingkat III : Post-konvensional = Pada stadium 5, remaja menyadari adanya hubungan timbal balik antara dirinya dengan lingkungan sosial melalui kata hati yang dirasakannya. Maksudnya, jika dia menjalankan kewajibannya sebagai anggota masyarakat maka lingkungan aka memberikan perlindungan dan rasa nyaman padanya. Pada stadium 6 (Prinsip Universal), remaja mengadakan penginternalisasian moral yaitu remaja melakukan tingkah laku moral yang dikemudikan oleh tanggung jawab batin sendiri, menjadikan penilaian moral sebagai nilai-nilaipribadi yang tercermin pada tingkah lakunya. Perkembangan nilai, moral dan sikap dipengaruhi oleh berbagai faktor yang semuanya dimulai sejak manusia berada dalam kandungan. Janin memiliki hubungan batin yang erat dengan orang tuanya terutama ibu sehingga merespon persaan yang dirsakan orang tuanya. Jadi moral anak yang akan lahir dapat dipengaruhi oleh perilaku orang tuanya selama anak tersebut berada dalam kandungan.
Ketika anak berada dalam masa perkembangan, pembentukan moralnya dipengaruhi oleh lingkungannya. Dimulai dari lingkungan keluarga, dimana orang tua mengenalkan nilai-nilai sederhana seperti kesopanan terhadap ayah dan ibu. Saat pergaulan anak tersebut makin luas pada usia remaja, dia akan mengenal lebih banyak nilai-nilai kehidupan melalui kejadian-kejadian di sekitarnya. Remaja terdorong untuk mengidentifikasi peristiwa yang dialaminya sehingga dapat membedakan sikap mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dilakukandan akhirnya akan menentukan bagaimana moral yang dimilikinya. Contohnya, dia dapat menimbang apakah membolos itu merupakan perbuatan baik atau tidak. Dapat dikatakan bahwa lingkungan adalah faktor yang paling penting bagi perkembangan nilai, moral dan sikap remaja yang seiring dengan pematangan kepribadian remaja tersebut.
Norma
Norma adalah ukuran atau pedoman perilaku manusia. Macam-macam norma terdiri dari agama, kesusilaan, kesopanan, adat istiadat, kebiasaan dan hukum. Bentuknya ada yang tertulis dan tidak tertulis. Sifatnya ada yang tegas dan kurang tegas. Yang bersifat tegas ciri dari norma hukum. Yang kurang tegas ciri dari norma lainnya. Norma hukum mengandung persyaratan tertentu yaitu mengatur tingkah laku, dibuat pihak berwenang, mewujudkan ketertiban dan keadilan, mengikat dan memaksa, ada sanksi dan ditegakkan pejabat berwenang. Norma hukum memiliki arti penting untuk mencegah negara kekuasaan dan melindungi HAM. Adapun tujuan norma adalah untuk menjamin keteraturan. Kongkretnya membentuk negara hukum dan menunjukkan sikap positif dan proaktif. Untuk menjamin keteraturan memang ada hambatannya, yaitu adanya mentalitas suka menerabas dan banyak bicara tapi sedikit bertindak.
Etika
Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.
Diantaranya yaitu:
• Susila (Sanskerta), lebih menunjukkan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup( s ila ) yang lebih baik (su).
• Akhlak (Arab), berarti moral, dan etika berarti ilmu akhlak. Filsuf Aristoteles, dalam bukunya Etika Nikomacheia, menjelaskan tentang pembahasan Etika, sebagai berikut:
• Terminius Techicus, Pengertian etika dalam hal ini adalah, etika dipelajari untuk ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah perbuatan atau tindakan manusia.
• Manner dan Custom, Membahas etika yang berkaitan dengan tata cara dan kebiasaan (adat) yang melekat dalam kodrat manusia.
Pengertian dan definisi Etika dari para filsuf atau ahli berbeda dalam pokok perhatiannya, antara lain:
1.Merupakan prinsip-prinsip moral yang termasuk ilmu tentang kebaikan dan sifat dari hak (The principles of morality, including the science of good and the nature of the right)
2.Pedoman perilaku, yang diakui berkaitan dengan memperhatikan bagian utama dari kegiatan manusia. (The rules of conduct, recognize in respect to a particular class of human actions)
3.Ilmu watak manusia yang ideal, dan prinsip-prinsip moral sebagai individual. (The science of human character in its ideal state, and moral principles as of an individual)
4.Merupakan ilmu mengenai suatu kewajiban (The science of duty)
Estetika
Estetika merupakan suatu telaah yang berkaitan dengan penciptaan, apresiasi, dan kritik terhadap karya seni dalam konteks keterkaitan seni dengan kegiatan manusid dan peranan seni dalam perubahan dunia
Dapat disimpulkan bahwa estetika adalah untuk menemukan ukuran yang berlaku namun tentang apa yang indah dan tidak indah itu. Yang jelas dalam hal ini adalah karya seni manusia atau mengenai alam semesta ukuran keindahan.
wah bos knpa perkembangan moral cuma ada 3 tingkat. . .
BalasHapusgedung ajja bsa smpai puluhan tingkat og,
wkwkwk
masalahnya begini gan.....menurut yang saya ketahui dan saya pahami....hanya ada 3 tingkat ersebut...itu dari referensi yang saya dapat...mungkin anda bisa menambahi atau bagaimana????
BalasHapusoya, itu nampaknya gadget di atas postingan anda terlihat mengganggu
BalasHapussudah saya ganti man.....
BalasHapusbagaimana menurut anda peradaban manusia zaman sekarang??
BalasHapusNama: BIAS GIYANISIS
Nim: L200100126
bagaimana menurut anda , cara menilai estetika hasil karya manusia ???
BalasHapus1. menjawab pertanyaan dari bias giyanisis : menurut saya peradaban manusia zaman sekarang ini banyak yang mulai melupakan bahasa2 daerah ... banyak orang jawa tetapi tidak bisa menuliskan aksara jawa dsb..
BalasHapus2. menjawab pertanyaan dari dzurotun : dengan cara kita melihat langsung hasil karya dari seseorang tersebut..dari situ kita bisa menilai hasil karya tersebut..
menurut saya seperti itu jawaban saya dari pertanyaan anda. .apa ada sanggahan dari BIAS GIYANISIS dan DZUROTUN?
Bagaimana menurut anda jika dalam suatu masyarakat yang ada hanya satu nilai seperti hanya memiliki suatu etika tanpa adanya norma apakah masih bisa dibilang bahwa masyarakat itu beradab atau tidak??
BalasHapusEko Budi D.
L200100144
adakah persamaan dalam etika dan estetika ?
BalasHapustolong dijawab. . .
Syaifurrizal Zhafirin
L200100140
menjawab EKO BD : kalo menurut saya seperti ini...dengan mempunyai etika, dapat membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan. . .tetapi jika kita punya etika tapi tidak punya norma berarti kita menjadi orang yang kurang teratur (semaunya sendiri) karena tujuan dari norma itu sendiri adalah untuk menjamin keteraturan...
BalasHapusmenurut saya belum menjadi masyarakat yang beradab karena wujud dari suatu masyarakat yang baradab itu sendiri adalah mempunyai nilai, moral,norma,etika dan estetika....
mungkin ada sanggahan?
Lalu menurut anda apakah masyrakat kita ini sudah memenuhi kriteria yang anda sebutkan diatas untuk bisa dibilang sebagai masyarakat yang beradab??alasannya!!
BalasHapuskepada sdr RIZAL : dalam kasus ini bukan kesamaan tapi lebih tepatnya keterkaitan antara etika dan estetika iti sendiri adalah
BalasHapus1.etika adalah suatu pengambila keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan..sedangkan
2.estetika adalah penilaian terhadap perilaku dari seseorang itu bagaimana...baik atau tidaknya bisa kita lihat dari estetika itu sendiri...
karena jelas disini etika dan estetika adalah 2 diantara wujud pperadaban itu sendiri jadi BEDA ya mas...
ada sanggahan?
wong aneh kabeh.....
BalasHapusmanusia itu berkmbang....
dari jaman pekak ra enak sampek menak kyk neroko ngeneki...
tpi qt harus bs menyikapi ttg hal hal yg positf
kalo ditanya apakah masyarakat kita ini sudah memenuhi kriteria diatas saya jawab masih banyak yang belum memenuhi menjadi masyarakat yang beradab...karena bisa kita lihat...sekarang ini masih banyak sekali masyarakat yang kurang mengerti atau kurang sadar akan pentingnya hidup bermasyarakat dan beradab. .
BalasHapusdengan kasus ini dibubutuhkan sosialisasi dari pemerintah kepada masyarakat.
@garapanku_ saya setuju dengan pendapat anda gan....
BalasHapusmas aji etika di Indonesia itu bagaimana sih....semrawut semua carany mngatasi tu bagaimn??
BalasHapuswahyu hidayah jati atmojo
L200100131
bagaimana kedepannya peradaban masyarakat kita menurut anda??
BalasHapusBIAS GIYANISIS
L200100126
estetika dalam bahasa yunani itu sendiri apa.?
BalasHapusburit sigit prakoso
L200100124
@wahyu jati : begini mas...kalo menurut saya kita kembali lagi sama diri kita sendiri....kebanyakan masyarakat yang kurang memahami perihal etika adalah orang yang kurang tahu tentang etika itu sendiri...jadi untuk menumbuhkan seseorang mempunyai etika yang baik yaitu dengan cara kita sebagai makhluk sosial harus saling menasehati sesamanya..saling mengingatkan saja lah mas...
BalasHapus@bias : untuk jawaban dari pertanyaan anda bisa dilihat tanya jawab saya dengan mas EKO BD....terimakasih...
BalasHapus@burit sigit : dalam bahasa yunani estetika bisa berarti tiga hal, yaitu:
BalasHapus1.Studi mengenai fenomena estetis
2.Studi mengenai fenomena persepsi
3.Studi mengenai seni sebagai hasil pengalaman estetis
bagaimana kalau norma hukum di terapkan secara tidak tertulis mas.. . apakah bisa??
BalasHapusbiasanya hukum tak tertulis ada di suatu daerah2 tertentu mas...seperti hukum adat dan lain sebagainya...
BalasHapusmasa' cuman gto,,,gag ada yang laen??
BalasHapusetika bisa dtumbuhkn dngn didikan yang pas dan benar tpi tu kadang bisa n kadang ga??
bagaimn xlo kyk gto????